Anime pertama yang membuat saya suka anime itu bergenre action, otomatis, saat pertama kali lihat ada anime yang hanya menceritakan kehidupan sehari hari yang ada di pikiran saya kayak: “kita juga kan hidup, ngapain nonton cerita yang hanya menceritakan kehidupan sehari-hari?” tapi semua itu berubah sejak saya nonton Danshi Koukousei no Nichijou, karena biasanya genre slice of life itu di gandeng dengan komedi biar gak terlalu hambar.

Tapi, apakah genre ini benar-benar diperuntukan untuk orang no life?

Pasti sudah banyak yang mengetahui maksud dari slice of life, tanpa perlu lagi saya jelaskan. tapi bolehlah saya membahas kembali hehehe. Slice of life merupakan Frase yang digunakan untuk menggambarkan Anime, manga, maupun film, dengan mengambil cerita berdasarkan kehidupan atau kejadian dari karakter yang ada didalamnya. biasanya mengangkat realitas kehidupan, dengan plot fokus pada aktivitas atau kehidupan sehari-sehari, dan cerita tidak mengarah pada akhir tertentu dengan ending yang bebas.

Meskipun penyataan kalau anime slice of life ditujukan untuk orang no life itu ada benarnya karena mereka menonton hal-hal yang jarang bahkan tak pernah mereka lakukan, bukan berarti orang yang mengalami hal yang sama dalam genre slice of life tidak suka nonton, karena genre ini tidk berdiri sendiri, selalu ada pendamping kayak hyouka yang punya misteri dan menjadi salah satu anime slice of life paling terkenal yang pernah ada.

Apa yang menjadi daya tarik dari genre ini, yang membuat para peminatnya tetap setia menonton karya-karya yang erat kaitannya dengan Slice of Life:

Ceritanya ringan dan mudah dimengerti. paling cocok dinonton saat kita lagi dilanda stress atau beban pikiran lagi banyak. lumayan kan untuk refreshing sejenak.

Hati menjadi tenang dan damai kalau lagi menonton genre ini, contoh saja seperti, Non Non Biyori, Working, Kiniro mosaic, wah ada lolinya semua, mungkin ini alasan sebenarnya. Guhehehe :v
Karna sangat dekat dengan realitas kehidupan, tentu saja ada beberapa serial yang banyak mengandung pesan moral dan hikmah bermanfaat didalamnya. *SoL yang lebih serius.
Endingnya sangat sulit diprediksi, itu sih dari pengamatan saya. toh endingnya bebas kok
Unsur kesederhanaan yang ada, dan tidak terlalu over atau dilebih-lebihkan menjadikannya genre yang sangat menarik.
Menampilkan hal kecil yang kita anggap biasa, jadi luar biasa.
Buat jadi refleksi kehidupan kita sendiri.
Karena mengangkat kebiasan atau pengalaman kehidupan sehari-sehari tentu saja tidak terlepas dengan budaya jepang, mungkin hal ini juga yang menjadi poin menarik dari Slice of life.
Dari sekian banyak bacotan di atas, bisa disimpulkan kalau genre slice of life pada anime itu bukan untuk kaum no life, tapi untuk orang yang lebih suka jalan cerita santai dan menenangkan tanpa konflik serius
yah, kurang lebih seperti inilah pembahasan yang saya dapat berikan, mungkin ada tambahan informasi dari teman-teman yang lain mengenai Slice of LIfe, sekian dan terima kasih telah membaca, Sankyuu ^_^





Warning: A non-numeric value encountered in /home/u5751891/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008