Setiap fans anime dan manga atau bahasa tren-nya: otaku– pasti sudah akrab dengan adegan dimana suatu karakter tiba-tiba menyemburkan darah dari hidung mereka a.k.a. mimisan ketika mereka terangsang secara seksual. Saat seorang wajah laki-laki  tiba-tiba didekatkan pada dada karakter perempuan, atau karakter perempuan yang tiba-tiba membayangkan dua orang laki-laki saling ‘berpegangan’ satu sama lain, maka kejadian berikutnya akan sama: wajah mereka akan merona merah dan kemudian mimisan.

Ide ini muncul dari ide bahwa ketika seseorang terangsang secara seksual maka tekanan darah mereka akan naik dan akhirnya menyebabkan mimisan. Memang benar bahwa rangsangan dan rasa malu bisa menyebabkan wajah kita merona merah, tapi bagaimana dengan mimisan?

Sebelum bahas alasannya, mari cari tahu dulu soal mimisan. Bagaimana proses orang bisa mimisan

Pasti kamu sudah nggak asing dong dengan mimisan? Ya, ini terjadi akibat adanya pembuluh darah pada bagian naso faring yang pecah, sehingga menyebabkan pendarahan pada hidung. Biasanya mimisan hanya berlangsung beberapa menit aja. Kalau lebih, segera bawa ke dokter.

Sementara berdasarkan sumbernya, ada dua jenis mimisan. Yakni anterior, yang terjadi pada bagian depan hidung, dan posterior yang terjadi di belakang hidung (pangkal). Kalau kamu mengalami mimisan posterior, segera bawa ke dokter, ya. Meski jarang terjadi, tapi posterior ini memiliki volume darah yang lebih besar dan butuh penanganan yang serius.

Kalau dari penyebab mimisan, nggak ada faktor karena melihat cewek seksi. Tapi kok di anime bisa mimisan begitu, ya?

 

Yang menjadi penyebab utama seseorang bisa mimisan adalah karena adanya gesekan atau benturan terlalu keras pada hidung. Selain itu, kalau kamu buang ingus terlalu kencang juga bisa menjadi penyebab. Udara dingin atau panas/kering, penyakit sinusitis yang udah akut, iritasi akibat ammonia, tumor pada rongga hidung, kelainan pada kemampuan pembekuan darah (hemophilia), konsumsi alkohol yang berlebihan, hingga penggunaan obat-obatan yang juga berlebihan. Semuanya bisa menyebabkan seseorang mimisan.

Sementara untuk di anime, mungkin alasannya adalah adanya gairah seksual yang dihadirkan dalam adegan tersebut, hingga menyebabkan peningkatan tekanan darah dalam otak. Jangankan bergairah seksual, seseorang yang malu pun bisa mimisan atau roman merona di wajah.

NicoNico News mendatangi seorang dokter pro untuk mencari tahu apakah fenomena ini adalah suatu fakta, ataukah hanya sebuah mitos belaka.

Dr Kōichiro Kanaya, seorang spesialis THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorakan) dari Klinik Akeyama, Prefektur Yamaguchi, menyampaikan pendapatnya mengenai mimisan yang disebabkan oleh rangsangan seksual.

“Memang benar bahwa tekanan darah meningkat saat kita terangsang secara seksual, banyak sekali bukti-buktinya, tetapi tidak ada hubungannya antara rangsangan seksual dan mimisan. Mimisan biasanya terjadi karena kerusakan pada septum. Karena bagian dalam tubuh kita adalah bagian yang paling rapuh, saya bisa mengerti kenapa muncul teori bahwa meningkatnya tekanan darah yang disebabkan oleh rangsangan seksual menyebabkan mimisan. Tetapi, tubuh manusia terbuat dari berbagai macam benda yang lembut dan fleksibel. Jadi, saya juga tidak bisa bilang bahwa teori ini sepenuhnya salah.”

Alasan paling nyata dari beberapa kreator anime ini adalah agar menampilkan efek yang kuat bahwa tokoh-tokoh cowok ini tertarik dengan tokoh cewek tersebut

“Hidung berdarah mungkin digunakan untuk menunjukkan cara yang ampuh betapa besarnya perubahan yang disebabkan oleh gairah seksual”. – Dr. Koichiro

Sebenarnya, alasannya cukup sederhana. Karakter cowok dalam anime yang melihat cewek seksi, melihat karakter cewek yang sedang menggodanya atau bahkan mencium pipinya, bisa mimisan karena sang kreator pengen membuat efek yang kuat bahwa karakter cowok tersebut tertarik secara seksual pada karakter cewek.

Ternyata alasan secara historis sangat standar. Hajimo no Ippo menjadi pilar pertama dalam menampilkan nosebleed dalam anime

Selain untuk memberikan kesan yang kuat, karakter cowok dalam anime yang ditakdirkan untuk mimisan, sudah dimulai sejak zaman kita semua belum mengenal pacaran. Dikutip dari otakjepang.com, anime pertama yang menampilkan nosebleed adalah Hajimo no Ippo pada tahun 1989. Sementara untuk manga, kali pertama yang menampilkan nosebleed ini adalah Yasuji no Mettameta Gaki Dou Kouza (1970). Berawal dari manga Yasuji Tanioka inilah semua mangaanime, hingga animasi membuat karakter cowok menjadi mimisan ketika melihat karakter cewek seksi nan menggoda. Jadi turun temurun, sudah dari dulu.

Namanya juga anime, tujuannya untuk menghibur para pembaca atau pemirsa. Maklum aja kalau dibikin lebay seperti itu

Pada dasarnya, nggak ada yang salah dengan adegan mimisan dalam anime. Ya, namanya juga fiktif. Yang namanya fiksi itu bebas untuk menampilkan apapun, bukan? Tujuannya jelas, untuk menghibur masyarakat penikmat animemanga, hingga animasi, dengan menampilkan sosok karakter cowok yang selalu mimisan dengan lebay setiap melihat cewek seksi.

Yup, seperti itulah alasan kenapa karakter cowok dalam anime selalu mimisan ketika melihat atau bahkan berinteraksi dengan karakter cewek yang seksi. Tapi, dalam beberapa anime yang lain, nggak cuma cowok aja kok yang digambarkan mimisan. Karakter cewek pun demikian, kalau ketemu dengan karakter cowok yang tampan, apalagi yang dia sukai. Ya, namanya juga fiktif belaka dan bertujuan untuk menghibur. Nggak ada yang salah dong?

Sumber: Hipwee, Duniaku




Warning: A non-numeric value encountered in /home/u5751891/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008